Status Kesehatan

Kesehatan Masyarakat

Posted on Updated on

Kesehatan merupakan aset berharga untuk dapat memiliki kesehatan kita harus berupaya dan dapat memiliki kebiasaan hidup yang teratur sesuai dengan sistem keseimbangan. Bila hidup tidak memiliki keseimbangan maka akan terjadi keadaan yang menyimpang dan menimbulkan penyakit
Sesuai dengan konsep Gordon penyebab penyakit adalah ketidak seimbangan antara Host, Agent dan Envirotment

Pengertian tentang Kesehatan Masyarakat adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial yang memungkinkan setiap orang dari sekumpulan orang-orang yang merasa bersama karena di ikat oleh kesamaan-kesamaan dalam hidup sehari-hari untuk dapat hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
Sebagai aset negara kesehatan masyarakat akan mendukung kemajuan dan produktifitas suatu bangsa. Bangsa yang maju dan terpandang bila memiliki SDM yang handal dan dapat dibanggakan. SDM itu bersumber dari kekuatan dan kemandirian rakyat. Rakyat mandiri berasal dari masyarakat yang sehat. Masyarakat sehat, negara kuat dan maju. mari kita ciptakan masyarakat sehat sejahtera.
Status Kesehatan masyarakat dipengaruhi oleh 4 faktor utama yaitu:
1. Lingkungan
2. Prilaku Masyarakat
3. Pelayanan kesehatan Masyarakat
4. Herediter

Karakteristik Manusia/Orang (Who)

Posted on Updated on

Dalam kehidupan sehari-hari sering ditemukan suatu masalah kesehatan tertentu yang ternyata banyak dialami dan diderita oleh kelompok umur tertentu, jenis kelamin tertentu saja, suku bangsa dengan etnik tertentu bahkan pekerjaan tertentu.

Hal ini menunjukkan dan memperjelas bahwa penyebaran suatu masalah kesehatan atau penyakit ternyata dipengaruhi oleh ciri-ciri yang dimiliki oleh manusia yang terkena serangan penyakit atau mengalami masalah kesehatan tersebut

Dengan diketahuinya penyebaran masalah kesehatan menurut ciri-ciri manusia ini, akan dapat dengan mudah kita mengetahui permasalahan lebih jelas, besarnya masalah yang kesemuanya akan diatasi sesuai dengan keterangan atau fakta akan data-data yang ditemukan sehubungan dengan karekteristik tersebut dan keterangan yang diperoleh tersebut akan dapat dimanfaatkan untuk menanggulangi masalah kesehatan yang dimaksed.

Dalam bahasan epidemiologi, ciri-ciri manusia yang mempunyai penyebaran masalah kesehatan ini dapat dibedakan atas beberapa karakteristik yang diantaranya adalah:

  • Umur – Jenis Kelamin – Golongan Etnik – Status Gizi – Kehamilan – Paritas
  • Status Sosial Ekonomi Keluarga – Status Perkawinan – Pekerjaan – Pendidikan
  • Besarnya keluarga – Struktur Keluarga
  • Agama – Sosial Budaya dll

Oleh: ElviZ@Sehati

Tulisan terkait dapat anda cari di klik disini….

epid-infokes.blogspot.com/…/epidemiologideskriptif.html

Epidemiologi Deskriptif Pdf klik disini …..-Epidemiologi deskriptif

https://sites.google.com/site/kesbidmasy

MDGs Indonesia Menuju Masyarakat Sehat Sejahtera

Posted on Updated on

Masyarakat merupakan aset bagi suatu negara. Sebuah negara akan kuat dan maju bila dihuni dan didukung oleh masyarakat yang sehat dan produktif. Status kesehatan masyarakat sangat menentukan kemajuan dan perkembangan bangsa dan negara apapun itu tanpa ada tawar menawar. Kesehatan merupakan salah satu aspek yang sangat menentukan dalam membangun unsur manusia agar memiliki kualitas seperti yang diharapkan, mampu bersaing diera globalisasi ini yang penuh dengan tantangan saat ini maupun masa yang akan datang.
Menurut Menteri Kesehatan dr Endang Rahayu Sedyaningsih, MPH, Dr.PH Kesehatan merupakan unsur dominan dalam Millenium Development Goals(MDGs) dan Indonesia sebagai salah satu negara yang ikut menandatangani persetujuan tersebut harus konsisten tetap mencapai tujuan dari MDGs tersebut. Adapun Kesehatan menjadi dominan disebabkan karena lima dari delapan agenda MDGs berkaitan langsung dengan kesehatan. Adapun kelima agenda tersebut adalah:
1. Agenda ke – 1 memberantas kemiskinan dan kelaparan.
2. Agenda ke – 4 menurunkan angka kematian anak.
3. Agenda ke – 5 meningkatkan kesehatan ibu
4. Agenda ke – 6 memerangi HIV/AIDS, Malaria dan penyakit lainnya.
5. Agenda ke – 7 melestarikan lingkungan hidup
Sejalan dengan bergulirnya gerakan pencapaian tujuan MDGs tersebut ada berbagai strategi yang dijalankan oleh kementrian kesehatan dan sehubungan dengan pelaksanaan Agenda ke – 4 dan ke – 5 maka pada tahun 2011 mulai dilaksanakan Program Jaminan Persalinan (Jampersal) yaitu pemberian jaminan persalinan bagi masyarakat yang belum mendapatkan jaminan kesehatn untuk persalianan. Jaminan pelayanan yang diberikan mencakup: pemeriksaan kehamilan, pelayanan persalinan, pelayanan nifas, pelayanan KB, pelayanan neonatus dan promosi ASI.

LIMA STRATEGI OPERASIONAL TURUNKAN AKI
Kebijakan dan strategi pembangunan kesehatn dalam rangka penurunan AKI yang saat ini sedang dijalankan oleh kementrian kesehatan adalah: strategi untuk ” penguatan puskesmas dan jaringannya, penguatan manajemen program dan sistem rujukannya, meningkatkan peran serta masyarakat, kerjasama dan kemitraan, kegiatan akselerasi dan inovasi tahun 2011 dan penelitian dan pengenbangan inovasi yang terkoordinir.

Untuk mendukung pelaksanaan lima strategi yang telah dicanangkan oleh kementrian kesehatan ini maka kita sebagai institusi yang terkait langsung dalam hal ini Bidan maupun institusi pendidikan yang akan melahirkan para Bidan yang di harapkan berperan langsung tersebut harus dengan sungguh sungguh menjunjung tinggi tugas dan tanggung jawab tersebut dengan meletakkan landasan yang ikhlas dalam setiap tindakan.
Bagi para mahasiswa Kesehatan, perawat, bidan, dan dokter yang sedang menuntut ilmu dan sedang berjuang untuk menjadi profesional maka langkah sebaik-baiknya adalah dengan selalu berpegang teguh terhadap Niatan Hati yang baik dan positif agar dapat menjadi tenaga profesional pelaksana pelayanan kesehatan .
Bagi institusi pendidikan yang terkait dengan tenaga profesional pelaksana pelayanan kesehatan untuk mendukung pelaksanaan MDGs tersebut maka sudah menjadi tugas dan selayaknya dalam mengelola pendidikan hendaknya dapat memberikan pengalaman nyata dan sebaik-baiknya dengan pendekatan edukasi yang menerapkan praktek langsung…khususnya dibidang kemasyarakatan karena ujung dari pelayanan kesehatan tersebut muaranya adalah masyarakat itu sendiri.