PROGRAM PELAKSANAAN IMD DI INDONESIA

Posted on Updated on

Program Pelaksanaan IMD DI Indonesia
Ditulis : Oleh Elvi Zuliani (ElviZ @ Sehati)

DASAR PEMIKIRAN

Pemerintah Indinesia mendukung kebijakan WHO dan UNICEF yang merekomendasikan inisiasi Menyusu Dini (IMD) sebagai tindakan penyelamat kehidupan karena IMD dapat menyelamatkan 22% dari bayi yang meninggal sebelum usia satu bulan (Din.Kes,2010). Pelaksanaan IMD di luar negeri sudah di mulai sejak tahun 1987, Penelitian Karen M. Edmon,dkk (Pediatric, March 2006) di Ghana membuktikan bahwa 16% kematian neonatus dapat dicegah bila bayi mendapat ASI dihari pertamnya. Angka tersebut meningkat menjadi 22% bila bayi melakukan IMD dalam satu jam pertama setelah lahir. Sedangkan dinegeri kita sendiri Indonesia pelaksanaan IMD ini baru disadari sejak tahun 2006.
Menyusu secara baik dan benar dapat mencegah kematian bayi serta gangguan perkembangan bayi.Kebanyakan ibu tidak tahu bahwa membiarkan bayi menyusu sendiri segera setelah kelahiran atau lebih dikenal dengan IMD sangat bermanfaat.Proses yang hanya memakan waktu satu jam tersebut berpengaruh pada sang bayi seumur hidup.
Melakukan IMD berarti ” bayi belajar beradaptasi dengan kelahiran- nya di dunia, dimana dia yang baru saja keluar dari tempat ternyaman di dunia yaitu di dalam rahim sang ibu berjuang dengan kemampuan yang dianugrahkan Allah kepadanya dengan segala prosesnya untuk mencari sendiri puting susu ibunya.
Selain itu proses IMD menimbulkan kedekatan antara si ibu dengan si bayi sebab, dengan memisahkan si ibu dengan bayinya ternyata daya tahan si bayi akan drop hingga mencapai 25%. Ketika si ibu bersama dengan si bayi, daya tahan sibayi akan berada dalam kondisi prima, si ibu dapat melakukan proteksi terhadap si bayi.
Menurut hasil beberapa penelitian IMD dipercaya akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh si bayi terhadap penyakit-penyakit yang beresiko kematian tinggi misalnya kanker syaraf, leukimia dan beberapa penyakit lainnya.
Kebanyakan petugas merasa IMD sulit diselenggarakan karena hambatan waktu dan tempat. Tapi, diantara yang kebanyakan, ada sedikit yang mendukung IMD. Terpujilah para bidan yang mendukung IMD untuk dilaksanakan karena apa yang mereka lakukan tersebut adalah suatu perbuatan mulia dan membawa perubahan bangsa ke arah yang lebih baik.(Dir.Bin.GiziMasy Depkes, 2008)

PENGERTIAN
Inisiasi menyusu dini merupakan salah satu metode baru dalam persalinan. Dalam Arti Inisiasi Menyusu Dini adalah meletakkan bayi didada ibunya setelah tubuh dilap dengan kain bersih (kecuali pada bagian tangan bayi) dan bagian punggung bayi ditutup dengan selimut (untuk mencegah hipotermi) kemudian bayi dibiarkan mencari payudara ibunya dalam waktu satu jam setelah lahir (UNICEF_WHO,1993).
IMD (Inisiasi Menyusu Dini) adalah bayi diberi kesempatan memulai/inisiasi menyusu sendiri segera setelah lahir/dini, dengan membiarkan kontak kulit bayi dengan kulit ibu setidaknya satu jam atau lebih sampai menyusu pertama selesai (Roesli, 2008)

PESAN PESAN UNTUK IBU DAN KELUARGA INDONESIA

1. TUHAN MENETAPKAN BAHWA DADA IBU YANG BARU MELAHIRKAN AKAN MENGHANGATKAN BAYI DENGAN TEPAT. Ketika baru lahir, bayi tidak perlu dibedong. suhu kulit dada ibu yang melahirkan akan menyesuaid\kan dengan suhu ibu. Jika bayi kedinginan, suhu kelit ibu otomatis naik dua derajat untuk menghangatkan bayi sehingga dapat mencegah resiko hypothermia. Jika bayi kepanasan, suhu kelit ibu otomatis turun satu derajat untuk mendinginkan bayi. Tuhan telah menggariskan kulit ibu sebagai termoregulator bagi suhu tubuh bayi
2.Dalam IMD, Sang Pencipta memberikan perlindungan alamiah bagi bayi. Sewaktu IMD, bayi memperoleh kolostrum yang penting untuk kelangsungan hidupnya.Kolostrum kaya akan zat pembentukan kekebalan tubuh bayi dari infeksi.Kolostrum juga membantu pertumbuhan usus dengan membuat dan mematangkan lapisan yang melindungi dindin usus bayi masih lemah.
3.IMD adalah karunia Sang Pencipta untuk melindungi si bayi. Sebagian besar masyarakat akan melihat ini sebagai hal yang lazim. Tetapi, secara ilmiah ini adalah keajaiban Tuhan untuk membangun imunitas bayi. Sewaktu merayap di dada ibu, bayi menjilat-jilat kulit ibu dan menekan bakteri baik (tak berbahaya) dari kulit ibu. Bakteri baik ini akan berkembang biak membentuk koloni di usus dan usus bayi sehingga bayi menjadi lebih kebal dari bakteri lain (bakteri jahat)yang akan dihadapi di dunia barunya.
4. Melalui IMD, Tuhan pun melimpahkan kasih sayangNya pada sang ibu.. Kaki bayi yang menendang-nendang perut ibu secara halus merangsang pengerutan rahim sehingga membantu pengeluaran plasenta dan mengurangi perdarahan ibu.Hisapan bayi pada puting ibu merangsang Hormon Prolaktin dan Oksitosin. Hormon Prolaktin merangsang produksi ASI. Sementara, keluarnya Hormon Oksitosin (cuddle hormoni love hormon)membuat ibu lebih tenang,rileks, mencintai dan bahagia. Oksitosin juga merangsang keluarnya ASI secara lancar dan pengerutan rahim yang mencegah perdarahan usai persalinan.

TATA lAKSANA IMD

1. Inisiasi dini sangat membutuhkan kesabaran dari sang ibu, dan rasa percaya diri yang tinggi, dan membutuhkan dukungan yang kuat dari sang suami dan keluarga, jadi akan membantu ibu apabila saat inisiasi menyusu dini suami atau keluarga mendampinginya.

2. Obat-obatan kimiawi, seperti Mis: pijat, aroma therapi, bergerak, hypnobirthing dan lain sebagainya coba untuk dihindari.

3. Ibulah yang menentukan posisi melahirkan, karena dia yang akan menjalaninya.

4. Setelah bayi dilahirkan, secepat mungkin keringkan bayi tanpa menghilangkan vernix yang menyamankan kulit bayi.

5. Tengkurapkan bayi di dada ibu atau perut ibu dengan skin to skin contact, selimuti keduanya dan andai memungkinkan dan dianggap perlu beri si bayi topi.

6. Biarkan bayi mencari puting ibu sendiri. ibu dapat merangsang bayi dengan sentuhan lembut dengan tidak memaksakan bayi ke puting ibunya.

7. Dukung dan bantu ibu untuk mengenali tanda-tanda atau perilaku bayi sebelum menyusu (pre-feeding) yang dapat berlangsung beberapa menit atau satu jam bahkan lebih, diantaranya:
a. Istirahat sebentar dalam keadaan siaga, menyesuaikan dengan lingkungan.
b. Memasukan tangan ke mulut, gerakan mengisap, atau mengelurkan suara.
c. Bergerak ke arah payudara.
d. Daerah areola biasanya yang menjadi sasaran.
e. Menyentuh puting susu dengan tangannya.
f. Menemukan puting susu, reflek mencari puting (rooting) melekat dengan mulut terbuka lebar.Biarkan bayi dalam posisi skin to skin contact sampai proses menyusu pertama selesai.

8. Bagi ibu-ibu yang melahirkan dengan tindakan, seperti oprasi, berikan kesempatan skin to skin contact.

9. Bayi baru DIPISAHKAN dari ibu untuk ditimbang, diukur, dicap; SETELAH MENYUSU AWAL. Tunda prosedur yang invasive seperti suntikan vit K dan menetes mata bayi.

10. Dengan rawat gabung, ibu akan mudah merespon bayi. Andaikan bayi dipisahkan dari ibunya yang terjadi kemudian ibu tidak bisa merespon bayinya dengan cepat, sehingga mempunyai potensi untuk diberikan susu formula, jadi akan lebih membantu apabila bayi tetapi bersama ibunya selama 24 jam dan selalu hindari makanan atau minuman.

MENGENAL 5 PRILAKU PENTING SEBELUM BAYI BERHASIL MENYUSU (PRE FEEDING BEHAVIOR)


1. Dalam 30 menit pertama bayi umumnya berada dalam keadaan istirahat/diam atau dalam keadaan siaga (rest/quite alert stage). Bayi diam tak bergerak dan sesekali membuka lebar matanyanya untuk melihat ibunya. Masa tenang merupakan penyesuaian peralihan dari keadaan dalam kandungan ke keadaan luar kandungan.
2. Selanjutnya, dalam 30- 40 menit berikutnya, bayi akan mengeluarkan suara, gerakan mulut seperti mau minum, mencium dan menjilat tangan. Bayi mencium dan merasakan cairan ketuban yang ada ditangannya. Bau ini sama dengan bau cairan yang dikeluarkan payudara ibu. Selain itu, bau dan rasa ini akan membimbing bayi untuk menemukan payudara dan puting susu ibu.
3. Secara naluriah, ketika mencium bau payudara, bayi mulai mengeluarkan air liur.
4. Bayi mulai bergerak ke arah payudara dengan kaki menendang-nendang perut ibu, sambil menjilat-jilat kulit ibu, menghentak-hentakkan kepala ke dada ibu, menoleh ke kiri dan ke kanan, serta menyentuh dan meremas daerah puting susu dengan tangannya.
5. Terakhir, bayi akan menemukan , menjilat, mengkulum puting, membuka mulut lebar, dan melekat dengan baik pada puting susu sang ibu.

Dengan melakukan IMD, ASI akan keluar lebih cepat dan banyak. Ketika baru lahir, bayi hanya memerlukan ASI. Makanan atau minuman selain ASI hanya membebani kerja lambung dalam saluran pencernaan lain serta ginjal bayi.Dengan melakukan IMD, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit.
Sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak tidak akan menyediakan ruangan khusus bayi, karena dengan memisahkan ibu dan anak menurunkan daya tahan tubuh bayi sampai 25%. jadi seharusnya tempat bayi adalah disisi ibu, 24 jam penuh.Untuk agar ibu dapat membuat suatu proteksi terhadap bayi bila memang perlu.
Menurut pendapat banyak ahli 95 % bayi menangis bukan karena kelaparan, tapi karena dia dipisahkan dari ibunya. Karena seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya untuk bertahan selama 2 – 3 hari tanpa makan. Jadi jangan pernah memberikan susu formula untuk bayi, walau air susu ibu belum keluar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s